h1

KEPAKKAN SAYAP JIWAMU

11/05/2010

Musim hujan kian dekat akan berlalu, meninggalkan berbagai wajah cerita. Dan kemarau akan segera mengisi  kisi-kisi hari. panas terik dan debu adalah muatan dalam perjalanannya. debu kering mengangkut gersang disebarkan ke penghuni semesta. debu-debu berjalan pelan, lalu berlari seperti badai, menelusup sudut-sudut sempit dedauan yang didera haus.

Ketika kemarau meradang, banyak yang mengeluh. Tak hanya manusia, tapi juga hewan dan tumbuhan. Apakah manusia juga seperti itu? yang tersering terdengar adalah ah…kemarau ini sungguh panas!

Dan kemarau akan kembali berganti musim penghujan. Banyak awan mendung yang kian rindu menumpahkan deras air ke bumi. Hujan memberikan kesejukan, mengobati dahaga bumi.. Dan alam akan memberikan peringatan dalam wajah: tanah longsor, banjir, badai, dll

Hendaknya pergantian hari, pergantian bulan, pergantian musim; menjadikan bahan untuk berpikir dan merenungkan kehidupan. Dengan merenung, kembali ke dalam, menyelam ke jiwa; diharapkan akan terbit satu sikap arif bijaksana. Arif dalam bersahabat dengan alam, bijaksana dalam memesrai kehidupan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: