h1

MENULIS? MENGAPA TIDAK?

05/05/2010

Banyak orang menganggap menuils itu rumit, sulit, sehingga ia enggan untuk mencoba melakukan aktivitas itu karena udah “keder” duluan. Padahal akan banyak sekali kenikmatan yang akan kita dapatkan dan kita rasakan dalam menulis. Memang, untuk itu harus menjadikannya menjadi sebuah kebiasaan. Bisa karena biasa, kata orang

Nah, satu hal yang sering menjadikan orang beranggapan bahwa menulis itu susah karena mereka tidak mencoba untuk memulai suatu rutinitas yang akhirnya akan menmbuatnya terbiasa dengan aktivitas itu. Kita bisa mencoba dengan melakukan hal-hal kecil, tapi nantinya akam membawa pengaruh yang sangat besar. Contohnya, kita bisa memulai dengan menulis diary, menceritakan apa yang kita alami, atau menulis puisi. Setelah itu bisa kit alakukan terus menerus. Cobalah untuk melihat realita yang ada di sekitar kita, diluar diri kita. Pokoknya rekam semua peristiwa yang terjadi!!! Jangan pernah membuat judgment ataupun menghakimi bahwa anda TIDAK BISA !!!, atau tidak menarik untuk ditulis. Lakukan saja!! Learning by doing, belajar dengan mencoba melakukannya

Menulis dan jurnalistik

Aktivitas menulis memang tidak bisa dipisahkan dari jurnalistik. Bahkan bisa dikatakan menulis merupakan aktivitas terpenting dalam jurnalistik. Bahkan bisa dikatakan menulis merupakan aktivitas terpenting dalam jurnalistik. Di jenis media manapun seorang jurnalis bermain, baik itu cetak ataupun elektronik, pasti ia akan melakukan aktivitas menulis. Aktivitas jurnalistik akan membawa pengaruh yang sangat besar pada publik. Menjadi sarana edukasi, mengubah pandangan orang terhadap sesuatu.

Untuk terjun ke dunia jurnalistik sebenarnya tidak sulit. Untuk lingkup sekolah, kita bisa melakukannya dengan membuat mading ataupun terbitan yang lain. Dan untuk itu, memang kita harus punya bekal, pegangan sebelum melakukannya. Misalnya dengan banyak membaca teori tentang penulisan berita, perkembangan media, dsb. Tapi, bukan berarti kita harus berpatokan pada teori yang ada. Karena sebenarnya menulis itu bebas. Jadikan teori itu sebagai denah, rute untuk melangkah.

Apa itu Berita ?

Berbicara tentang media, tidak bisa dilepaskan dari berita. Karena pekerja jurnalistik (wartawan) di media cetak menampilkan karyanya lewat berita yang dimuat di medianya. Apa sebenarnya berita? Kita bisa mengartikan berita secara sederhana saja, yaitu peristiwa yang diekspos ke publik. Berita bisa lahir dari berbagai peristiwa yang terjadi. Tapi apakah semua peristiwa bisa dijadikan berita? Ternyata tidak. Karena tidak semua peristiwa layak menjadi berita. Untuk menentukan layak tidaknya suatu peristiwa dijadikan berita, ada nilai-nilai yang harus kita ketahui, yaitu :

  • Aktual, sesuatu yang baru # berita ini belum pernah diangkat ke publik, dengan kata lain adalah berita yang up to date
  • Faktual # berita itu menampilkan fakta-fakta yang benar terjadi di lapangan, bukan rekaan wartawan
  • Menyangkut kehidupan orang banyak # artinya disini ada sesuatu yang akan membawa pengaruh bagi khalayak
  • Kedekatan dengan khalayak # berita yang disajikan punya kedekatan dengan khalayaknya, baik itu kedekatan secara emosional maupun secara geografis
  • Unusual, sesuatu yang tidak biasa # peristiwa yang tidak bisa terjadi akan menarik perhatian orang
  • Human Interest # berita yang menyajikan peristiwa yang menggugah nurani kemanusiaan orang pun akan menarik perhatian

Menyangkut orang terkenal # segala sesuatu yang terjadi pada orang terkenal adalah berita, karena mereka adalah public figure

Ada berapa macam berita?

Setidaknya ada 4 macam ragam berita, berdasarkan jenis fakta yang digunakan, teknik penulisan, dan formatnya, yaitu :

Hard News

Adalah berita yang umumnya dimuat di halaman muka surat kabar. Biasanya peristiwa penting yang harus segera diketahui pembaca

Soft News

Adalah berita tentang kejadian yang bersifat manusiawi dalam sebuah peristiwa penting. Berita ini tidak harus faktual, da berita ini lebih menonjolkan menariknya sebuah peristiwa lewat eksplorasi atas pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” peristiwa itu terjadi

Investigative News

Adalah berita hasil investigasi wartawan, yang dianggap/diperkirakan menarik bagi khalayak

Feature

Adalah berita tentang suatu peristiwa yang menonjolkan sifat manusiawi (human interest) dan diharap akan menyentuh perasaan pembaca

Ada satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu bahwa berita juga harus mengandung 5W1H

  • What (apa)

Apa yang terjadi dalam suatu peristiwa?

  1. Who (siapa) Siapa yang berperan dalam peristiwa itu?
  2. Where (dimana) Dimana peristiwa itu terjadi?
  3. When (kapan) Kapan peristiwa itu terjadi?
  4. Why (mengapa) Mengapa peristiwa itu terjadi?
  5. How (bagaimana) Bagaimana peristiwa itu terjadi?

Satu hal yang ingin disampaiakan, bahwa menulis itu menyenangkan !!! disamping rasa puas karena hasil karya kita bisa dinikmati orang lain, kita juga bisa memberikan sumbangsih bagi suatu perubahan melalui tulisan kita. So, menulis? why not? Ngopo ora?

Selamat berkarya !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: